Bebaskan Blogger Vietnam Yang Dipenjara

No comment 432 views

Bebaskan Blogger VietnamKami, para blogger / netizen Indonesia menyampaikan solidaritas dan menyatakan kepedulian yang mendalam atas dijatuhkannya vonis penjara berat terhadap 3 (tiga) blogger Vietnam yang kritis terhadap pemerintah. Kami menilai, kriminalisasi blogger merupakan ancaman terhadap kebebasan berekspresi, kebebasan berpendapat, dan kebebasan berinformasi.

Seperti diberitakan, pada 24 September 2012, Pengadilan Rakyat kota Ho Chi Min menjatuhkan hukuman berat terhadap sejumlah blogger Vietnam (sumber: http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-19697905 dan http://www.ifex.org/vietnam/2012/09/19/dissidents_targeted/) antara 4 hingga 12 tahun penjara. Mereka dihukum melalui pengadilan yang hanya memakan waktu 6 jam, karena menyuarakan kritik terhadap pemerintah Vietnam. Vonis penjara kepada tiga blogger tersebut menambah panjang daftar kriminalisasi blogger / netizen di Vietnam. Saat ini sudah 19 blogger / netizen di Vietnam yang dipenjara karena kritis terhadap pemerintah (http://en.rsf.org/vietnam-dissidents-and-families-targeted-18-09-2012,43397.html)

Kriminalisasi atas pelaku perbedaan pendapat di Vietnam senyatanya merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM), terutama terkait dengan pasal 19 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia(DUHAM) dan pasal 19 Kesepakatan International tentang Hak Sipil dan Politik yang telah diratifikasi oleh Vietnam pada 24 September 1982.

Hukuman penjara yang ditimpakan kepada blogger / netizen di Vietnam tersebut, selain merampas HAM para blogger / netizen yang terkena hukuman, juga dapat menimbulkan “chilling effect“, atau terhambatnya kegiatan yang sah (dalam hal ini kegiatan berpendapat, berekspresi, berinformasi) karena kekuatiran atas ancaman sanksi hukum. Sehingga hanya akan tersisa segelintir blogger / netizen yang masih berani menyuarakan kebenaran dan kejujuran di Vietnam pada khususnya, dan perlahan dapat berdampak pula bagi blogger / netizen di kawasan Asia Tenggara pada umumnya.

Untuk itu, kami mendesak Pengadilan Rakyat kota Ho Chi Min dan Pemerintah Vietnam untuk membebaskan 19 blogger / netizen yang saat ini telah berada di dalam penjara melalui proses hukum yang berlaku dan membuka akses bagi pengamat internasional. Karena kami yakin, pembebasan para blogger / netizen dari penjara tersebut selain pengakuan atas kebebasan berekspresi, berpendapat dan memperoleh informasi, juga sebagai bentuk perlindungan HAM oleh negara.

Demikian pernyataan solidaritas dan kepedulian kami, blogger / netizen Indonesia, agar dapat menjadi perhatian Pengadilan Rakyat kota Ho Chi Min dan Pemerintah Vietnam.

Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi:

  1. Margiyono, Indonesia Online Advocacy (email: margiyono_megi[at]yahoo.com, telepon: +6281517961819)
  2. Donny BU, ICT Watch – Indonesia (email: donnybu[at]ictwatch.com, telepon: +62818930932)
  3. Akhmad Nasir, Combine Resource Institution (email: anasir[at]combine.or.id , telepon: +628112508530)
author
Author: 
    Hanyalah seorang yang ingin berbagi cerita dan berbagi berita lewat sebuah catatan ringan. I'm note the best, but i will do the best. Silahkan mampir ke tempat saya eserzone. Berteman dengan saya di facebook atau follow saya di twitter

    Leave a reply "Bebaskan Blogger Vietnam Yang Dipenjara"

    CommentLuv badge
    [+] kaskus emoticons nartzco