Kawanua Blogger Peduli, Berbagi Dengan Penghuni Panti Asuhan Assalam Manado

Setelah beberapa bulan mengumpulkan dana untuk disumbangkan ke saudara-saudara kita yang membutuhkan, akhirnya program “Kawanua Blogger Peduli” bisa terealisasi pada hari Sabtu, 25 Agustus 2012 di panti asuhan Assalam yang terletak di Jl. Kuala Buha Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken Kota Manado.

Tepat pukul 10.00 waktu Manado, saya, Argy dan bro Saul berkumpul di Telkomsel Manado sebelum bergerak menuju panti asuhan. Berhubung perut salah satu dari kami sedang keroncongan akhirnya kami bertiga bergerak menuju MC D untuk smokol (sarapan) sambil menunggu beberapa teman yang rencana akan ikut bergabung membawa sumbangan ke panti asuhan Assalam.

Sekitar pukul 10.40 akhirnya pasukan yang akan berangkat membawakan sumbangan terkumpul. Kami berlimapun bergegas menuju ke kantor Telkomsel untuk mencari pak Rio dan rekannya yang kebetulan akan mengantarkan kami menuju ke panti asuhan. Dengan 2 buah mobil dari telkomsel, kamipun bergegas menuju hypermart untuk membeli bahan-bahan yang akan dibawa ke panti asuhan.

Oh ya bro/sis, untuk kegiatan Kawanua Blogger Peduli yang pertama berhasil mengumpulkan total sumbangan sebesar Rp. 1.250.000,-  dan $37. Adapun $37 yang terkumpul lewat rekening paypal ditukar dengan Rp. 300.00,- sehingga jika ditotalkan dalam rupiah total donasi sebanyak Rp. 1.550.000,- Dan sesuai keputusan pada kopdar, uang yang terkumpul tersebut diberikan barang untuk kemudian disumbangkan ke panti asuhan.

beli barang di hypermart

Foto by Ryan Jhoe

Adapun beberapa bahan yang kami belanjakan di hypermart yaitu minyak goreng, sabun mandi, sabun cuci, odol, telur ayam, susu, snack, supermi, teh celup, dan beberapa bahan lainnya. Dari hypermart MTC kami pun bergegas menuju pasar calaca untuk membeli beras dan gula pasir. Uang yang tersisapun kami belanjakan 1 karung beras Superwin 50 kg dan gula pasir.

Setelah selesai membelanjakan uang hasil donasi kamipun berangkat ke panti asuhan assalam. Begitu tiba di panti asuhan kami langsung mencari pengurus panti untuk menjelaskan maksud kedatangan kami ke panti tersebut. Setelah ngobrol-ngobrol dengan pengurus panti akhirnya kamipun diajak keliling panti asuhan assalam untuk melihat situasi dan kondisi panti mulai dari kamar tidur, dapur, tempat makan hingga ke kamar mandi dan WC.

Pengurus panti pun menjelaskan bahwa jika hujan deras menyerang, lokasi panti sering kebanjiran dari luapan air sungai yang berada tepat dibelakang panti sehingga akan ada kerja bakti. Selesai berkeliling lokasi panti, kami pun bertemu dengan penanggung jawab panti asuhan tersebut Dra. Mardiah Baginda, M.Pdi.

Disini ibu yang juga berprofesi sebagai seorang PNS (widiaisuara) di badan diklat menceritakan suka duka, pengelaman saat mengurus anak-anak yang ada di panti asuhan. Panti asuhan Assalam sendiri berdiri pada tahun 1988 dan saat ini menampung 56 anak yang bersekolah mulai dari SD sampai dengan SMA dan diasuh oleh 5 orang pengurus.

Kesabaran, ketekunan, mental yang kuat merupakan suatu hal yang harus dimiliki jika ingin menjadi pengurus panti, apalagi bekerja sebagai pengurus panti tanpa mendapatkan imbalan apa-apa (orang Manado bilang kerja bakti). Ada perasaan haru ketika mendengarkan kehidupan yang dijalan oleh anak-anak panti asuhan maupun pengelolah panti. Sayapun merasa beruntung bisa hidup dan menikmati kehidupan yang lebih baik dengan kehidupan adik-adik di panti asuhan.

donasi ke panti asuhan

Foto by Ryan Jhoe

Selesai berbicara dengan ibu Mardiah Baginda, kamipun menyerahkan bantuan dari para donatur sekalian yang sudah dibelikan bahan pokok yang bisa dipergunakan oleh anak-anak dan pengurus panti asuhan assalam. Bantuan pun diterima oleh perwakilan dari anak-anak panti asuhan dan Dra. Mardiah Baginda, M.Pdi selaku penanggung jawab panti asuhan assalam. Rasa senang, bahagia, terharu kembali menghampiri ketika bisa memberikan bantuan kepada anak-anak yatim.

penyerahan donasi ke panti asuhan

Foto by Ryan Jhoe

Selesai memberikan bantuan kami berlima dari perwakilan Kawanua Blogger dan dua orang dari Telkomsel di jamu dengan kukis (kue) lebaran. Mungkin karena tadi mengangkat beras yang agak berat sehingga si Ben Barol sangat menikmati sajian dari anak-anak panti asuhan (10 potong putus kang bro)…

Setelah menyantap kue yang disajikan akhirnya kamipun meninggalkan lokasi panti asuhan dengan harapan semoga dilain waktu kami juga masih bisa membantu saudara-saudara kami yang lain yang tidak seberuntung dengan kami sambil berharap di waktu berikutnya makin banyak donasi yang bisa terkumpul.

Berikut ini daftar lengkap penyumbang dalam kegiatan Kawanua Blogger Peduli yang pertama

  • Dedi Saputra Rp. 100.000
  • eserzone Rp. 100.000
  • Imran Ligoy $15
  • Adrianto Sidete $15
  • Ryan Jhoe Rp. 100.000
  • Calvin Pahimaeng Rp. 50.000
  • Abdilah Bambang Kamah Rp. 100.000
  • Ridha Mk, Rp. 100.000
  • Saul Tindangen, Rp. 100.000
  • Jaene $7
  • Telkomsel Manado Rp. 500.000
  • Ben Barol Rp. 50.000
  • Jimriv Rp. 50.000
author
Author: 
    Hanyalah seorang yang ingin berbagi cerita dan berbagi berita lewat sebuah catatan ringan. I'm note the best, but i will do the best. Silahkan mampir ke tempat saya eserzone. Berteman dengan saya di facebook atau follow saya di twitter
    1. author

      Dedy5 years ago

      mantap bro :).. lanjutkan
      Dedy´s last blog post ..PROJECTOR Universal Master

      Reply

    Leave a reply "Kawanua Blogger Peduli, Berbagi Dengan Penghuni Panti Asuhan Assalam Manado"

    CommentLuv badge
    [+] kaskus emoticons nartzco