Kebanggaan Sesat dan Menyesatkan

3 comments 858 views

Tahun 2006 yang lalu saya ditugaskan oleh perusahaan tempat saya bekerja untuk melakukan bench marking / study banding di daerah Kabupaten Garut Jawa, Jawa Barat. Beberapa rekan dari cabang-cabang perusahaan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia berkumpul di sana untuk mengadakan pertemuan guna membahas masalah, solusi serta kemajuan dari masing-masing cabang antara lain dari Bandung, Garut, Purwakarta, Wonosobo, Dieng dan tentunya Manado. Tetapi yang mau diungkapkan disini bukan soal usaha yang digeluti oleh kami tetapi lebih kepada ketertarikan teman-teman dari luar daerah tentang Manado.

Begitu mengetahui bahwa saya satu-satunya yang berasal dari luar pulau Jawa, begitu banyak pertanyaan yang diajukan kepada saya. Hampir semua dari rekan-rekan tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi tentang daerah asal saya ini. Hal ini mungkin karena dari semua rekan-rekan ini, hanya satu orang yang sudah dua kali berkunjung ke Manado. Ada kebanggaan tersendiri ketika mereka secara spontan banyak memuji Manado sekalipun informasi yang mereka miliki hanya berdasarkan informasi dari berbagai media. Dari soal kerukunan antar umat beragama, keramahan yang menjadi ciri khas orang Manado, sikap terbuka dan suka menolong serta banyak hal positif lain yang mereka dengar.

Kebanggaan tentunya menyesaki dada ini dengan semua pujian yang dilontarkan. Selama lebih kurang seminggu kebersamaan yang dilalui terlalu banyak sanjungan yang didengar. Menjelang kepulangan kami masing-masing ke daerah, sebagai perpisahan maka dilakukan acara kebersamaan di Bandung. Namun dari sinilah kebanggaan saya sebagai orang Manado terusik karena adanya pertanyaan dan pernyataan yang membuat saya tidak bisa menjawab. Seorang teman dari Wonosobo ingin mendapatkan klarifikasi tentang tagline yang (katanya) sudah menjadi rahasia umum bagi orang-orang yang berkunjung ke Manado. Bunaken, Bubur dan (maaf) Bibir. Menjadi kelu rasanya bibir ini mendengar kesan bahwa yang paling diingat adalah B yang terakhir. Dalam hati ini merupakan justifikasi yang tidak berdasar dan hanya berdasarkan informasi dari mulut ke mulut yang disampaikan oleh mereka yang pernah berkunjung ke daerah ini. ” Benar mas… saya sendiri mengalami dan ditawarin oleh seorang bellboy di sebuah hotel bintang 2,” rekan saya asal Bandung yang pernah berkunjung ke Manado memberikan penegasan.

Rasa penasaran terus berkecamuk dalam hati sampai kembali ke Manado. Kebanggaan-kebanggaan yang sempat memenuhi rasa ini menguap entah kemana digantikan dengan sejuta pertanyaan… benarkah hal ini sudah sedemikian buruknya? ┬áDari beberapa informasi yang saya peroleh dari berbagai sumber seperti room service, sopir taksi, aparat kepolisian, ajudan pejabat sampai sopir anggota dewan membuat saya tercengang. Ternyata hal ini bukan isapan jempol saja tetapi benar-benar sering terjadi. Banyak pelaku bisnis yang berkunjung ke Manado setelah selesai dengan urusannya iseng-iseng mencari “hiburan” dengan mendapat panduan dari rekan bisnisnya yang ada di sini. Ada yang tidak segan-segan ditawari oleh oknum pekerja hotel dimana sang tamu menginap. Tinggal pesan, maka sang makelar akan menghubungi wanita yang bisa diajak “kencan”, sewa taksi dan keluar entah kemana.

Pejabat dari pusat pun ternyata memanfaatkan tugasnya ke Manado untuk ikut membuktikan atau bahkan sudah kebiasaan. Belum lagi kunjungan kerja dari anggota dewan dari luar, ternyata banyak yang hanya ingin menjajal tawaran sesat ini. Yang paling menyedihkan adalah justru para pejabat yang terkadang menyiapkan untuk-tamu-tamunya apalagi dengan dalih supaya urusan lancar. Kalau sudah begini, kebanggaan apa yang bisa kita miliki. Oknum pejabat seperti ini tidak ubahnya seperti germo, menjajakan wanita-wanita untuk kepentingan sesaat. Gilanya lagi adalah mereka merasa bangga bisa menjamu tamu, rekan bisnis bahkan pejabat dengan menjual tubuh gadis-gadis nyiur melambai, untuk melanggengkan slogan 3 B yang sesat dan menyesatkan.

 

author
Author: 
    1. author

      Gerbang6 years ago

      Salam Kenal temen-temen blogger Sulut, Kami dari Gerbang (Komunitas Blogger Rembang). Kunjungi Blog kami ya. Jangan menyerah, tetap semangat aja.

      Reply
    2. half dime 18545 years ago

      Thanks!…

      Thanks for all your insight. This site has been really helpful to me….

      Reply
    3. is wartrol a scam5 years ago

      warts treatment…

      […]Wartrol Reviews genital warts therapy[…]…

      Reply

    Leave a reply "Kebanggaan Sesat dan Menyesatkan"

    CommentLuv badge
    [+] kaskus emoticons nartzco