Lewat Teater, Virus Anti Korupsi Bisa Disebarkan

No comment 285 views

www.kawanuablogger.com

Maraknya kasus korupsi yang  timbul di republik ini tentu saja memiriskan kita semua mengingat akibat yang ditimbulkan oleh tindak pidana korupsi tersebut. Ditengah kondisi perekonomian bangsa yang belum membaik, kasus-kasus korupsi terus saja tumbuh bak jamur di musim hujan. Upaya penindakan bahkan vonis  yang dijatuhkan sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh perundang-undangan sepertinya belum bisa memberikan efek jera sehingga terus saja bermunculan para koruptor baik yang kelas teri maupun kelas kakap.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibentuk sesuai dengan undang-undang, tentu saja tidak bisa menyelesaikan seluruh kasus korupsi yang ada mengingat berbagai keterbatasannya. Perlu adanya upaya dan kesungguhan dari aparat penegak hukum yang lain seperti kejaksaan dan kepolisian untuk bekerja lebih maksimal. Korupsi yang dikategorikan sebagai kejahatan yang luar biasa (extraordinary crime) tentu perlu penanganan yang luar biasa pula. Tidak bisa hanya melibatkan satu atau dua pihak namun harus melibatkan seluruh komponen bangsa. Pemberantasan korupsi tidak hanya dengan meneriakkan slogan-slogan yang menyatakan perang terhadap korupsi namun lebih dari itu perlu adanya perubahan pola pikir (mindset) yang menyentuh semua lapisan sehingga kepedulian yang timbul benar-benar berasal dari dalam diri.

Pola pemberantasan korupsi yang ada saat ini sebenarnya sudah berjalan dengan baik terlepas dari masih adanya pihak-pihak yang kurang bahkan tidak puas dengan upaya yang dilakukan oleh KPK. Namun demikian disadari bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara komperehensif tidak saja pada upaya penuntutan, tetapi juga bagaimana mencegah terjadinya tindak pidana itu dengan cara memberikan pendidikan atau pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat sejak dini sehingga potensi untuk melakukan kejahatan ini dapat diminimalisir.

Salah satu cara yang dilakukan adalah memberikan informasi atau sosialisasi kepada masyarakat tentang apa dan bagaimana korupsi itu serta akibat yang ditimbulkannya. Media, sarana atau metode yang digunakan dapat bermacam-macam yang penting isu yang ingin disampaikan dapat diterima oleh masyarakat.

www.kawanuablogger.com

Bekerja sama dengan kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Cendekia Sulawesi Utara, KPK menggandeng pekerja teater yang ada yaitu Sanggar Tangkasi Kota Bitung untuk ikut serta membantu menyebarkan isu anti korupsi di Sulawesi Utara. Salah satu sanggar teater terbaik  ini kemudian memainkan lakon ” Sebatang Lilin Untuk Ninong”  yang coba menggugah nurani penonton akan kondisi yang dihadapi oleh negeri ini yang carut marut salah satunya diakibatkan oleh sikap para pemimpin yang mempermainkan kekuasaan yang dimiliki khususnya mereka yang bergelut dengan hukum. Tidak ada perhatian kepada masyarakat kecil, sewenang-wenang bahkan memperjual-belikan  keadilan.

Pentas ini mau mengingatkan kepada kita semua untuk lebih memperhatikan keadaan sekeliling kita dimana masih banyak orang yang menderita, kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, jangan ditambah lagi dengan kesewenang-wenangan bahkan memperlakukan mereka seenaknya. Alur cerita yang dikemas dengan gaya teatrikal yang sangat menarik ini mampu membuat penonton tersentuh bahkan larut dalam emosi yang dalam. Epilog dari kisah ini pada akhirnya bermuara pada keadilan hukum, dimana para koruptor atau pelanggar hukum mendapat hukuman yang sangat berat akibat perbuatannya.

www.kawanuablogger.com

Teater hanyalah salah satu media untuk mengadvokasi masyarakat banyak tentang korupsi dan diharapkan bahwa kita semua tidak melakukan tindak perbuatan yang tidak terpuji. Sebagai masyarakat umum tentunya kita tidak melakukan korupsi seperti halnya yang sering kita saksikan di media. Namun demikian tanpa kita sadari sebenarnya terkadang kita melakukan perbuatan tersebut atau menyebabkan orang lain melakukannya atas inisiatif kita. Selain itu korupsi tidak melulu soal uang sehingga tindakan-tindakan yang sebenarnya merugikan orang lain, atau menyebabkan rasa tidak nyaman dianggap biasa oleh masyarakat.

Kegaiatan-kegiatan seperti ini tentunya harus terus dilakukan dengan berbagai metode dan variasi yang tujuannya hanya satu yaitu KETAHUI dan LAWAN KORUPSI DALAM BENTUK APAPUN. Mari terus sebarkan VIRUS ANTI KORUPSI.

author
Author: 

    Leave a reply "Lewat Teater, Virus Anti Korupsi Bisa Disebarkan"

    CommentLuv badge
    [+] kaskus emoticons nartzco