Media Online : Keniscayaan Ataukah Sekedar Latah?

8 comments 937 views

GoogleImage

Kebutuhan masyarakat akan informasi terus meningkat dari waktu ke waktu karena saat ini disadari bahwa dengan informasi segala sesuatu dapat diketahui, dilihat bahkan dapat dilakukan.  Bahkan bagi sebagian orang informasi sudah menjadi kebutuhan primer yang wajib didapatkan sehingga mereka dapat mengikuti segala perkembangan yang terjadi di berbagai belahan dunia serta informasi dalam negeri khususnya. Kondisi ekonomi, politik, kebudayaan, olahraga, gaya hidup, hiburan dan lainnya dapat diperoleh melalui informasi yang tersedia di berbagai sarana atau media, tergantung media apa yang disenangi serta berapa mudah media tersebut dapat diakses atau diperoleh.

Sampai akhir tahun 80-an informasi paling banyak diperoleh melalui media cetak seperti koran, majalah, tabloid, serta media elektronik semisal televisi dan radio. Media ini begitu mudah diperoleh serta menjangkau sampai ke pelosok-pelosok negeri ini. Tak heran jika masyarakat yang di pedesaan pun begitu melek dengan berbagai informasi karena keberadaan media-media ini.

Perkembangan internet di era tahun 90-an  membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai perilaku masyarakat sehari-hari. Mulai era ini, masyarakat mulai dikenalkan dengan yang namanya dunia online karena keberadaan internet. Publik mulai kenal dengan dengan pembelian online, pembayaran online bahkan hal-hal lain yang biasanya hanya dapat dilakukan melalui transaksi secara langsung atau offline. Keberadaan situasi online dari internet ini secara perlahan mulai mengubah perilaku masyarakat termasuk dalam hal mendapatkan informasi, yang selama ini hanya bisa diakses melalui media konvensional.

Media pun tidak luput dari “intervensi” dunia online. Saat ini dengan mudah dapat diperoleh saluran-saluran televisi, radio, film, olahraga serta media cetak seperti koran dan majalah. Khusus media cetak koran, hampir semua koran  besar di dunia misalnya Guardian, New York Times, Strait Times serta koran nasional misalnya Kompas, Republika, Koran Tempo dan yang lainnya telah menyediakan koran secara online selain dalam versi cetak. Hal ini dilakukan karena disadari bahwa kehidupan masyarakat yang sangat ketat dengan waktu ingin mendapat informasi secara cepat, dari mana saja dan kapan saja.

Tren ini ternyata ikut mendongkrak berkembangnya media-media online atau portal-portal berita yang menyajikan beragam informasi paling baru sehingga berita apapun yang terjadi di luar negeri hanya dalam hitungan detik sudah dapat diketahui. Keberadaan media-media ini sadar atau tidak akan “mengancam” eksistensi dari koran-koran dan majalah konvensional, karena kecepatan dari informasi yang ingin didapatkan. Di era 90-an pun para blogger sudah memprediksikan bahwa lambat laun keberadaan media konvensional akan sangat berkurang peminatnya karena perkembangan blog dan media online.

Di Sulawesi Utara khususnya Manado dan sekitarnya saat ini media online tumbuh bak jamur di musim hujan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Manado mulai memahami manfaat dari media online ini. Artinya transfer teknologi informasi mulai berjalan dengan baik dan diterima masyarakat, serta arus informasi senantiasa tersedia dengan keberadaan media-media online lokal ini.

Yang (mungkin) perlu diperhatikan saat ini adalah apakah benar-benar media ini telah memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya di di Sulawesi Utara? Apakah media ini benar-benar telah dikelola secara profesional dan bertanggung jawab serta beretika baik manajemen usahanya maupun kualitas berita yang disajikan? Kedua hal ini perlu diperhatikan agar media online kedepannya akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi pembacanya, bukan sekedar proyek coba-coba, bukan sekedar upaya segelintir orang untuk mendiskreditkan pihak lain, bukan sekedar sarana untuk mendapatkan baner iklan yang ujung-ujungnya duit, bukan sekedar media untuk pencitraan,  ataupun sekedar alat propaganda para calon penguasa dan legislator ketika musim pilkada. Sekalipun di dunia media online belum dikenal dengan yang namanya kode etik jurnalisme online, tetapi sampaikanlah informasi yang benar dan mencerahkan bagi publik.  Berikut adalah kutipan yang disampaikan oleh sesama citizen journalism atau jurnalis warga, Indra Pilliang :

–   SPIRIT JURNALISME  ADALAH  BERPIHAK  KEPADA  RAKYAT DEMI  KEBENARAN

–   ESENSI KEBENARAN HANYA BERASAL DARI HATI NURANI

author
Author: 
    1. author

      Semut Kecil5 years ago

      Internet adalah perkembangan jaman yang harus diikuti, tidak bisa diabaikan bahkan dimusuhi.
      Demikian pula media online, yang penting media online memiliki kualitas sehingga semakin bisa dipercaya, bukan cuma asal-asalan, apalagi sekedar mencari sensasi.
      Semut Kecil´s last blog post ..Masa Propagasi

      Reply
    2. author

      DedydEDY SAPUTRA5 years ago

      :).. Mantap sekali bro,, memang sekarang makin banyak yang bikin situs berita di manado :) ambil positifnya saja, walaupun nantinya itu di komersialkan itu hak masing2 orang.. :D..

      Reply
    3. author

      Ronny Dee5 years ago

      Dengan adanya lomba blog dan promosi tentang blog kayaknya makin menarik minat dan antusiasme Kawanua untuk terjun di dunia blogger atau media online. Mudah-mudahan antusiasme ini jangan cuma sesaat setelah itu hilang tak berbekas. Dan diharapkan media online Sulut terutama bloggernya makin berkualitas dalam kontent dan tampilannya

      Reply
    4. author

      AHMADINEJAD5 years ago

      Makasih banyak buat infonya.. jangan lupa kunjung balik ya gan….
      AHMADINEJAD´s last blog post ..Cara Alami Mengobati Vitiligo

      Reply
    5. author

      FAUZI MANAGEMENT5 years ago

      Sekarang internetpun bisa jadi lahan bisnis yang sangat bagus…. :D
      FAUZI MANAGEMENT´s last blog post ..Cara Alami Mengobati Vitiligo

      Reply
    6. author

      kenapa sama5 years ago

      em keren nih .. thank ilmunya gan

      Reply
    7. author

      hilda5 years ago

      Thank y atas infonya, jadi nambah ilmu. moga haus akan ilmu y???

      Reply
    8. author

      Leon5 years ago

      pembaca harus jeli dan harus lebih paham terhadap perkembangan media online. apalagi media yang berlabel online saat ini terlalu banyak.
      Leon´s last blog post ..Keuangan Westwood Mengerut, Pusat Eceran Tertekan

      Reply

    Leave a reply "Media Online : Keniscayaan Ataukah Sekedar Latah?"

    CommentLuv badge
    [+] kaskus emoticons nartzco